Home » , » Tidak cepat keluar untuk Pria sudah menikah

Tidak cepat keluar untuk Pria sudah menikah

Cepat keluar
Pria belum menikah atau pria di bawah umur dilarang membaca. Ini hanya bacaan pria sudah menikah. Terdapat 1 dari 3 pria mengeluhkan ini pada satu titik kehidupan mereka, yaitu mereka “keluar” tidak pada waktunya sehingga menimbulkan ketidakpuasan pasangan, maupun tidak percaya diri pada pria tersebut sehingga hubungan suami dan istri tidak lagi menjadi situasi yang terindah lagi, yang berhujung rusaknya keharmonisan rumah tangga.

Hal ini bukanlah masalah kecil, masalah ini seakan seperti api di dalam sekam, seakan tidak ada tapi tetap membakar kebahagiaan bahtera rumah tangga sedikit demi sedikit sehingga akhirnya akan menghancurkan rumah tangga itu sendiri.

Oleh karena itu banyak pria mencemaskan keaadaan ini, demi menyelamatkan keharmonisan hubungan suami dan istri, berbagai macam usaha dilakukan hingga menggunakan cara medis yang relatif mahal. Ada juga para pria menggunakan cara-cara tradisional. Cara-cara tradisional tersebut adalah dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti tumbuh-tumbuhan yang bisa didapatkan di lingkungan sekitar.

Di kacamata wanita atau istri tentunya pria atau suami yang di idam-idamkan adalah suami yang bisa mengawal “hasrat”nya hingga ke “puncak” dan tentunya akan kecewa jika belum apa-apa suami sudah “keluar” walaupun katanya “tidak apa-apa” tapi ini akan menumpuk selama menjalani hidup berumah tangga hingga akhirnya akan menjadi alasan yang kuat penyebab hancurnya rumah tangga.

Ada beberapa tips bagi pria agar tidak cepat keluar :
Pertama Foreplay : pemanasan menjadi kunci utama dari momen “berhubungan” yang akan anda lakukan. Pemanasan yang menyenangkan akan mengatur ritme “permainan” anda yang biasanya berakibat lebih punya waktu yang lebih panjang. 

Kedua Teknik khusus : yaitu teknik squeeze pada Mister P yang dilakukan dengan cara sederhana yaitu dengan menggunakan ibu jari di atas atau di bawah kepala mister P. Tekan area tersebut selama 10 – 20 detik hingga anda merasaka dorongan untuk “keluar” menurun dan tunggu hingga 30 detik untuk melanjutkan “permainan” anda kembali. 

Ketiga Pengalihan mental : Usahakan fokus pada hal lain diluar moment indahnya permainan pasangan anda. Hal ini akan membantu menunda “keluar’”sebelum waktunya. 

Keempat Perlahankan ritme : perlambat tempo “permainan”. Semakin cepat tempo “permainan” semakin cepat dorongan untuk “keluar”. Tapi sebaliknya semakin lambat tempo “permainan” makan semakin lambat pula dorongan untuk “keluar” 

Kelima Komunikasi : lancarkan komunikasi saat “bermain” dengan pasangan anda, hindari kekakuan dan ketegangan saat momen “bermain” dengan tubuh yang santai dan rileks akan mempermudah kita untuk mengatur ritme “permainan”\

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal cepat dan alami pesan dari dr. Boyke Dian Nugraha sebagai pakarnya. Klik Disini

sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di www.harryaalfha.com